Belajar “Sosial Media Strategi: Key Opinion Leader (KOL) Marketing”, Yuk! [Episode 1]



Mungkin Anda pernah melihat suatu perusahaan atau brand sedang melakukan kampanye produknya secara online, baik itu melalui website atau sosial media. Hal-hal demikian disebut dengan digital marketing. Digital marketing adalah proses pemasaran melalui digital atau pengertian secara luasnya adalah suatu strategi untuk membangun segmentasi pasar melalui media digital. Tahapan dari digital marketing adalah selling, marketing, branding. Internet marketing berkaitan erat dengan digital marketing, karena internet marketing adalah bagian dari digital marketing yang digunakan untuk pemasaran melalui internet. Dan yang paling sering digunakan untuk melakukan proses digital marketing adalah sosial media marketing. 

  • Apa itu Influencer Marketing dan KOL Marketing?
Influencer marketing adalah seseorang yang mampu mempengaruhi audiensnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan marketing. Yang termasuk influencer marketing adalah selebriti, public figure, blogger, content creator, dll. Contoh influencer marketing adalah, ada seorang public figure yang memberikan konten tips untuk diet berdasarkan atas pengalamannya sendiri yang berhasil diet, namun hal ini masih kurang tepat karena ia bukan orang yang ahli dibidangnya. Jadi market influencer marketing ini tidak spesifik, ia membisa membuat konten apa saja.                                                                                      
Sedangkan KOL Marketing atau Key Opinion Leader adalah seseorang yang memiliki kemampuan atau keahlian tertentu di bidangnya dan hal tersebut dapat didengar oleh banyak orang karena sudah terbukti dan dapat dipercaya Yang termasuk KOL marketing adalah dokter, ustadz, chef, digital marketer, dll. Contoh KOL marketing adalah misalkan kita membutuhkan info seputar kesehatan gigi, maka kita pasti mencari seseorang yang sudah ahli di bidangnya yaitu dokter gigi. Seorang influencer marketing atau KOL marketing harus mampu menjual dirinya (*membentuk personal branding) dengan cara aktif di media sosial, memiliki banyak followers, dan bisa menjadi public speaker.


Perbedaan antara influencer marketing dengan KOL marketing adalah  Iifluencer marketing adalah orang yang mampu mempengaruhi audiens. Influencer marketing adalah orang yang menemukan profesinya ketika ia terjun menjadi seorang content creator. Jika influencer marketing marketnya tidak spesifik, jadi ia bisa membuat konten apa saja. Sedangkan Key Opinion Leader (KOL) marketing adalah orang yang memiliki skill tertentu yang didengar banyak orang. KOL marketing sudah memiliki skill atau profesi, namun ia bisa menjadi seorang content creator dengan memanfaatkan profesi yang sudah dimiliki. KOL marketing itu marketnya lebih spesifik, jadi biasanya ia tidak bisa membuat konten secara acak. Kelebihan KOL  marketing adalah mempunya keahlian nyata dan terbukti, meningkatkan kredibilitas atau kepercayaan, market spesifik sehingga konten yang diproduksi hanya tergantung keahlian di bidangnya, mudah berkolaborasi dan menerima endorse.


  • Bagaimana Cara Menjadi KOL Marketing?
1. Mulai Membuat Konten

“Content is King”, jaman sekarang ini konten adalah hal yang penting karena berfungsi sebagai bahan pertimbangan atau review dan sebagai bentuk kredibilitas. Untuk mulai membuat konten, maka kita harus fokus terhadap satu media terlebih dahulu dan kita harus konsisten ketika akan membangun sebuah konten karena itu adalah kuncinya. Kita harus menentukan goals, kita ingin dikenal sebagai apa dalam dunia content creator? Kita juga harus fokus bahas 1 niche, jangan random.

2. Bangun Brand Image
Brand image adalah cara menciptakan sudut pandang terhadap audiens. Membangun brand image merupakan hal yang penting agar konten kita semakin dikenal oleh banyak orang. Membangun brand image itu sama seperti “serangan fajar” ketika pemiluu. Untuk membangun brand image bisa secara gratis atau berbayar.

3. Tingkatkan Traffic
Dalam proses menjadi seorang content creator maka kita harus meningkatkan traffic pengunjung di sosial media kita. Ada 4 jenis traffic, yaitu: own traffic (meningkatkan traffic dengan cara gratis atau organik), own traffic (meningkatkan traffic dengan cara meperkenalkan konten kita kepada relasi yang sudah ada), paid traffic (meningkatkan traffic dengan cara menggunakan situs yang berbayar seperti Google Adds). JV traffic (meningkatkan traffic dengan cara bekerja sama untuk mendatangkan traffic, karena dengan meningkatkan followers maka dapat meningkatkan penjualan).

 

  • Temperatur Market

Temperatur market adalah proses atau tahapan audiens dalam mengenal sesuatu. Ada tiga tahapan dari temperature market yaitu cold, warm, hot. Cold adalah tingkatan dasar, dimana orang belum mengenal atau belum tau tentang brand kita, sehingga kita harus terus membangun brand awareness. Warm adalah tingkatan tengah, dimana orang sudah mulai mengenal brand kita, ditingkat ini kita harus mulai menjual atau memperkenalkan produk kita. Hot adalah tingkatan puncak, dimana orang sudah menjadi pembeli bahkan menjadi langganan terhadap brand kita.

 



Komentar