Belajar "Copywriting", Yuk! [Episode 1]
- Apa
itu Copywriting?
![]() |
- Sejarah Singkat Copywriting di Dunia
- Bagaimana Struktur Copywriting?
Kita tidak boleh
sembarangan ketika sedang membuat copywriting. Mengapa demikian? Karena ada
hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat copywriting yaitu struktur atau
anatomi dari copywritung, tujuannya supaya hasil copywriting tersebut menjadi
lebih efektif dan maksimal. Struktur atau anatomi copywriting ada 3 (tiga), yaitu:
1. Judul (Headline) Judul
diibaratkan sebagai kepala manusia. Judul merupakan struktur dari copywriting
yang memiliki peran penting, judul berfungsi sebagai attention grabber. Judul
berperan penting karena yang akan pertama kali dilihat oleh orang adalah judul.
Jika orang lain merasa tidak tertarik dengan judul dari iklan tersebut, maka
aka ada kemungkinan orang tersebut juga enggan untuk melihat isi dari iklan
yang kita tawarkan.
2. Isi (Body Copy) Isi
diibaratkan sebagai tubuh bagian tengah. Isi merupakan bagian inti atau bagian
lebih lanjut untuk mempejelas judul, yang merupakan bagian dari berpromosi agar
target (calon konsumen) tertarik dengan produk yang kita tawarkan. Pada bagian
isi biasanya terdapat detail atau informasi dari produk yang ditawarkan.
3. Ajakan (Call to Action)
Ajakan
(call to action) diibaratkan sebagai bagian kaki. Seuai dengan namanya, ajakan berfungsi sebagai kalimat penegas dalam promosi produk yang
kita tawarkan, dengan tujuan untuk mengajak target konsumen melakukan tindakan
yang kamu ingin mereka lakukan.
- Apa saja Formula dari Copywriting?
Supaya copywriting yang
dibuat mendapatkan hasil yang lebih efektif dan maksimal maka ada beberapa
formula copywriting yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Attention, Interest, Desire, Action (AIDA)2. Problem, Agitate, Solution (PAS)3. Awareness, Comprehension, Conviction, Action (ACCA)4. Quality, Understand, Educate, Stimulate, Transition (QUEST)5. Picture, Promise, Prove, Push (PPPP)
- Jenis-Jenis Copywriting
- Steps
on do Copywriting!
Ada
beberapa langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat copywriting, yaitu:
2. Indentifikasi USP (Unique Selling
Proposition)
Langkah selanjutnya dalam membuat copywriting adalah mengidentifikasi Unique Selling Proposition (USP). Unique Selling Proposition (USP) adalah suatu hal yang membuat produk lebih unggul daripada pesaingnya, sehingga membuat produk tersebut terlihat lebih menonjol jika dibandingkan dengan produk lain yang ada di pasaran. Oleh karena itu untuk membuat copywriting maka harus memperhatikan Unique Selling Proposition (USP) yang ada, dengan tujuan untuk membuat perbedaan yang jelas antara produk atau brand yang kamu tawarkan dengan competitor.
3. Identifikasi Media
![]() |
| Sumber: WordStream |
Melakukan identifikasi media atau platform yang akan digunakan untuk mempublikasikan copywriting adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan dalam membuat copywriting. Tujuannya supaya copywriting yang dibuat sesuai dengan kriteria para pengguna platform yang akan digunakan untuk mempublikasikan tulisan tersebut.
4. Identifikasi Produk (Product
Knowledge)
Melakukan identifikasi atau mempelajari produk merupakan hal yang penting dalam membuat copywriting. Bagaimana copywriter akan membuat copywriting, jika ia tidak mengetahui informasi tentang produk yang akan ditawarkan. Adapun informasi produk tersebut seperti latar belakang, komposisi, proses pembuatan, cara penggunaan, cara pemeliharaan, dan harga dari produk yang akan ditawarkan.
5. Identifikasi Anatomi dan Formula Copywriting
Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting ketika akan membuat copywriting adalah memahami anatomi dan formula dari copywriting, supaya tulisan yang dibuat menjadi lebih efektif dan maksimal.









Komentar
Posting Komentar